Tips bagaimana cara menangani bayi setelah di imunisasi DPT


bayi (Sumber: kompas)

Kebanyakan ibu-ibu panik,khawatir dan cemas pada saat bayi mau dimunisasi DPT.Karena ibu merasa takut bila bayi nya rewel atau demam setelah di imunisasi.ini ada  sedikit tips buat ibu-ibu agar bisa menghandle anak pada saat rewel dan demam. Continue reading

Tips Imunisasi Pada Bayi dan Balita


Picture1

Imunisasi adalah pemberian vaksin pada bayi dan balita dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke mulut untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu. Setelah bayi di imunisasi akan terjadi demam atau tidak, itu tergantung pada daya tahan tubuhnya. Continue reading

Mitos Seputar Imunisasi


Jakarta, Kabar burung seputar imunisasi banyak berseliweran, tapi rata-rata masyarakat mempercayai begitu saja kabar tersebut tanpa mencari tahu kebenarannya. Apa saja mitos-mitos seputar imunisasi tersebut? Continue reading

Bronchitis (Paru-paru Basah) & Bronchiolitis


Bronchitis akut – atau yang dikenal juga dengan Paru-paru Basah – merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika saluran bronchial dalam paru-paru terendam dengan air. Saluran bronchial ini kemudian akan membengkak dan memproduksi lendir, yang menyebabkan timbulnya batuk-batuk. Continue reading

Bedong Bayi – Manfaat dan Cara Membedong yang Baik


Membedong merupakan istilah di negeri kita untuk ‘membungkus’ bayi dengan kain. Kain yang digunakan pun biasa disebut dengan kain bedong. Beberapa manfaat membedong bayi, antara lain:

- Membantu bayi Anda agar tidak terganggu dengan gerakan kejut yang biasa dikenal dengan refleks Moro
- Membantu bayi Anda untuk tetap hangat, terutama pada hari-hari pertama dalam kehidupannya. Nantinya secara berangsur, tubuhnya akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, sehingga kain bedong tidak diperlukan lagi
- Membantu menenangkan bayi Anda Continue reading

Virus SARS & Pengobatannya: Mencegah Ciuman Maut Corona


Wabah penyakit saluran pernapasan akut parah atau SARS (severe acute respiratory sindrome) disebabkan oleh virus corona. Sudah cukup banyak artikel yang memuat informasi tentang gejala, penyebaran dan pencegahan penyakit ini. Namun belum ada informasi tentang bagaimana keganasan virus SARS ini berawal serta kemungkinkan obat yang sedang dikembangkan oleh para peneliti di dunia. Continue reading

Sejarah Vaksinasi


Tahun 429 SM: Thucydides mengamati orang yang sembuh dari cacar tidak terinfeksi cacar lagi

Thucydides, sejarawan Yunani kuno mengamati penduduk Athena sembuh dari cacar dan tidak terinfeksi lagi.

Tahun 900: Cina menemukan variolation

Cina yang pertama menggunakan vaksinasi, disebut variolation. Tujuannya untuk mencegah cacar menyebar.

Tahun 1700-an: Variolation menyebar ke seluruh dunia

Variolation menyebar di Inggris awal abad ke-18. Pada saat itu, cacar adalah penyakit yang berbahaya di Eropa.

Tahun 1796: Edward Jenner Menemukan Vaksinasi

Dokter Inggris, Dr. Edward Jenner menemukan vaksinasi yang lebih modern.

Tahun 1803: Royal Jennerian Instituted Didirikan

Jenner mendapat bantuan dana pemerintah, tahun 1803 mendirikan Royal Jennerian Institute.

Tahun 1870-an: Oposisi terhadap Vaksinasi

Mereka menentang vaksinasi karena tidak percaya vaksin dapat membantu kesehatan manusia.

Tahun 1880-an: Vaksin Rabies

Louis Pasteur mengembangkan vaksinasi untuk penyakit rabies.

Tahun 1890: Emil von Bohring Menemukan Dasar Vaksin untuk Difteria dan Tetansus

Ilmuwan Jerman, Evil von Bohring menerima hadiah Nobel pertama di bidang Fisiologi atau Pengobatan. Shibasaburo Kitasato menemukan antitoksin untuk difteria dan tetanus.

Tahun 1920-an: Vaksin Tersedia Secara Luas

Akhir tahun ke-1920-an, vaksin difteria, tetanus, batuk, dan TBC sudah tersedia.

Tahun 1955: Vaksinasi Polio Dimulai

Vaksinasi polio diperkenalkan di Amerika dan menurunkan beberapa kasus.

Tahun 1956: WHO berjuang menghapus cacar

WHO memutuskan untuk mencoba dan menghapuskan cacar dari dunia dengan vaksin.

Tahun 1980: Cacar Musnah dari Dunia

Cacar secara resmi dideklarasikan musnah pada tahun 1980. Ini merupakan hal yang luar biasa dalam sejarah dunia kesehatan.

Tahun 2008: Ilmuwan Kanker Serviks menerima Hadiah Nobel

Profesor Harald zur Hausen menemukan penyebab kanker serviks adalan virus HPV.

2008: Program Vaksinasi NHS Dimulai

Di Inggris, Program Vaksinasi NHS Kanker Serviks dimulai. Pertama kali, Vaksin diproduksi untuk mencegah kanker.