PT Bio Farma Optimistis Vaksin Pentavalent Dipasarkan 2012


DJUANDA,(GM)-
PT Bio Farma optimistis vaksin pentavalent akan siap dipasarkan akhir 2012 mendatang. Vaksin ini berisi lima jenis varian untuk mencegah difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan haemophilus influenzae tipe B (Hib).

Menurut Kepala Divisi Surveilance dan Evaluasi Produk PT Bio Farma, dr. Bambang H. Djalinus didampingi Kepala Bagian Public Relations N. Nurlaela, proses menuju produksi massal kini telah memasuki fase uji klinis yang dilakukan di beberapa puskesmas di Jabar. Bio Farma sendiri bekerja sama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Untuk uji klinis dilakukan hingga 3 tahap dengan jangkauan uji coba yang diperluas pada awal tahun 2012. Targetnya akhir 2012 sudah siap,” ucapnya usai talkshow kesehatan dengan tema “Mewujudkan Hidup Sehat dengan Olahraga dan Imunisasi” di areal car free day, Jln. Ir. H. Djuanda, Minggu (26/6).

Vaksin pentavalent masing-masing akan memberikan kekebalan tubuh bagi bayi/anak untuk mencegah penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Difteri dapat menyebabkan pembengkakan dan sumbatan jalan napas serta mengeluarkan racun yang dapat melumpuhkan otot jantung.

Pertusis berat dapat menyebabkan infeksi saluran napas berat (pneumonia). Kuman tetanus mengeluarkan racun yang menyerang syaraf otot tubuh, sehingga otot menjadi kaku, sulit bergerak dan sulit bernapas. Penyakit campak berat dapat mengakibatkan radang paru berat (pneumonia), diare atau menyerang otak.

Kemudian Hib dan pneumokokus dapat mencegah infeksi saluran napas berat (pneumonia) dan radang otak (meningitis). Sementara imun hepatitis B untuk mencegah virus hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati. Bila berlangsung sampai dewasa dapat menjadi kanker hati.

“Lima jenis vaksin yang disatukan menjadi satu (pentavalen) akan ada keuntungan tersendiri. Dari segi waktu dan biaya jika biasanya masing-masing vaksin (DPT, HIb, dan hepatitis B) empat kali, berarti anak/bayi akan menerima suntikan 12 kali. Lain halnya jika sudah disatukan, jika 3 kali diberikan berarti hanya tiga kali saja disuntik,” ungkapnya.

Belum ada kasus

Mengenai pro kontra lima jenis varian vaksin yang disatukan bisa menimbulkan efek autis, Bambang mengatakan, hingga saat ini, baik dalam catatan WHO maupun di Indonesia sendiri, belum ada kasus akibat pemberian vaksin lebih dari dua jenis varian tersebut.

“Alhamdulillah selama ini dari hasil clinical trial tersebut, efek sampingnya rendah atau aman dan memberikan potensiasi bagi anak. Jika tidak aman atau membahayakan, tentu tidak akan diproduksi,” tuturnya.

Mengenai reaksi panas/ demam pada bayi/anak setelah vaksin, Bambang mengakui, terdapat pada beberapa vaksin misalnya DPT. Tetapi sejak disatukan dengan vaksin lainnya persentase efek samping panas/demam ini malah lebih rendah hingga 2 persen saja.

Karena itu, yang terpenting untuk diingat orangtua adalah kondisi tubuh bayi/anak saat akan diimuninasi. “Secara prinsip, jika anak sehat, silakan lakukan imunisasi. Jika batuk dan pilek saja, juga bisa. Tapi jangan diberikan jika anak tengah demam/panas dan rewel. Orangtua harus jeli, jika rewel tentu ada ketidaknyamanan pada anak,” terangnya.

Vaksin pentavalent sendiri meski ada reaksi panas/demam, tidak akan membuat kecacatan. Obat pereda panas/demam bisa diberikan sebelum atau sesudah panas/demam. Kebutuhan vaksin pentavalent di Indonesia masih cukup tinggi, 4,8 juta dosis sesuai kelahiran hidup. Diperkirakan dalam tahap awal produksi baru 20 persen dari kebutuhan tersebut yang dapat dipenuhi. (B.107)**

link : http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110627082938&idkolom=tatarbandung

2 responses to “PT Bio Farma Optimistis Vaksin Pentavalent Dipasarkan 2012

  1. kenapa sih imiunisasi pentavaleny banyak pro kontranya ?
    saya jadi khawatir, soalnya anak saya juga pke imunisasi pentavalent .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s