Vaksin Pengecil Tumor Dikembangkan


Liputan6.com, Arizona: Para ilmuwan mengembangkan vaksin yang menjanjikan strategi baru dalam mengobati ovarium, kolorektal, dan kanker pankreas. Peneliti dari University of Georgia dan Mayo Clinic di Arizona, Amerika Serikat, telah mengembangkan vaksin yang secara dramatis mengurangi tumor pada tikus–90 persen mirip dengan payudara manusia dan kanker pankreas.
“Vaksin ini menimbulkan respons kekebalan tubuh yang sangat kuat,” kata pemimpin studi, penulis senior, Geert-Jan Boons di situs timesofindia.com. “Ini akan mengaktifkan semua komponen dari sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi ukuran tumor dengan rata-rata 80 persen,” tambahnya.

Ia menjelaskan, ketika sel-sel menjadi kanker, gula pada permukaan protein mengalami perubahan berbeda yang bisa memisahkan sel sehat dan sakit. Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah mencoba mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk mengenali perbedaan-perbedaan agar bisa menghancurkan sel kanker daripada sel normal.

“Tapi karena sel-sel kanker berasal dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh umumnya tak mengenali mereka sebagai benda asing, dan karena itu tidak menemukan serangan,” jelasnya.

Riset ini menggunakan media tikus yang dikembangkan Sandra Gendler, profesor Ilmu Pengobatan Penelitian Kanker pada Mayo Clinic, Arizona. Seperti manusia, tikus mengembangkan tumor yang lebih mengekspresikan protein, yang dikenal sebagai MUC1 pada permukaan selnya.

“Ini adalah pertama kalinya vaksin telah dikembangkan yang melatih sistem kekebalan tubuh untuk membedakan dan membunuh sel kanker berdasarkan struktur yang berbeda pada gula dan protein seperti MUC1,” kata Gendler.(ULF)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s