Waspada Bahaya Hepatitis


ilustrasi: memilih obat

HEPATITIS adalah penyakit yang gejalanya jarang diperhatikan oleh seseorang. Beberapa orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki infeksi hati sampai mereka sudah sakit parah. Ini adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, latar belakang pekerjaan, etnis atau gaya hidup.

Ada sekitar 1 juta orang di Jerman diperkirakan mengidap penyakit ini pada populasi 82 juta orang. Hal ini sesuai dengan analisa Heiner Wedemeyer, anggota dari Yayasan Hati Jerman dan dokter di Hanover Medical School Departemen Gastroenterologi, Hepatologi dan Endrocrinology. “Sedikitnya setengah dari mereka tahu bahwa mereka terinfeksi,” katanya.

Gejala umum hepatitis adalah sakit, kelelahan, menguningnya kulit dan mata (jaundice), dan mual. Semua jenis hepatitis menyebabkan peradangan hati. Jika kasus hepatitis terdeteksi terlambat atau telah menjadi kronis, akan muncul bekas luka pada hati. Kondisi ini, disebut sirosis, yang membatasi kemampuan fungsi hati.

“Kanker sel-sel hati dapat berkembang pada jaringan bekas luka sehingga tujuan pengobatan hepatitis adalah untuk mencegah sirosis dan kanker hati,” katanya.

Virus Hepatitis A ditemukan pada kotoran dan biasanya ditularkan melalui air yang terkontaminasi atau makanan. “Hepatitis A selalu menyembuhkan sendiri. Orang dengan penyakit hati tidak bisa melupakannya begitu mudah. Namun infeksi dapat dicegah dengan vaksin hepatitis A dan kebersihan yang baik,” terang Wedemeyer.

Hepatitis B jauh lebih berbahaya daripada hepatitis A dan dapat menular melalui darah. Jenis hepatitis ini diketahui sebagai penyakit kelamin karena ditularkan terutama melalui darah, air mani atau cairan tubuh lain saat berhubungan intim. Pencegahan dengan penggunaan kondom, terutama oleh orang-orang dengan banyak pasangan, dan vaksin hepatitis B yang biasanya ada dalam kombinasi dengan vaksin hepatitis A.

Sekitar 90% orang dewasa sehat sembuh dari hepatitis B. Wedemeyer mencatat bahwa obat yang tersedia yang menekan replikasi virus di hati sehingga infeksi tidak berkembang lebih lanjut. “Dengan demikian, kami mencegah titik akhir klinis yang berarti terjadinya sirosis dan kanker,” katanya.

Seperti hepatitis B, hepatitis C adalah salah satu penyakit menular dalam daftar Organisasi Kesehatan Dunia yang harus segera diperangi di seluruh dunia. Dari semua jenis hepatitis, tipe C adalah salah satu yang paling sering menjadi kronis. Tapi hepatitis C jarang ditularkan selama hubungan seksual.

Kesembuhan tergantung pada subtipe virus hepatitis. Tipe C, infeksinya dapat disembuhkan dengan obat antara 40-90%. Wedemeyer memperkirakan tingkat kesembuhan jauh lebih baik dalam dua atau tiga tahun ketika inhibitor virus interferon bebas datang. “Tidak akan ada vaksin di masa mendatang,” katanya. (ina)/(tty)

Sumber:http://health.okezone.com/read/2012/07/31/483/671126/waspada-bahaya-hepatitis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s